Suara62.id || Jakarta – Menjadi salah satu kampus yang diminati para mahasiswa, Sekolah Tinggi Manajemen Informatika Komputer (STMIK) Kaputama, yang beralamat di Jalan Veteran, Kelurahan Tangsi, Kecamatan Binjai Kota, terus berkontribusi dalam mencerdaskan bangsa dengan menyelenggarakan pendidikan tinggi bidang informatika yang unggul, profesional, berkarakter dan berjiwa entrepreneur.
Untuk itu, kampus yang berada di tengah Kota Binjai dan sudah terakreditasi B ini, terus menjalin kerjasama dan kolaborasi dengan lembaga pendidikan lainnya, baik di dalam negeri maupun di luar negeri.
Seperti yang terlihat pada Kamis (28/8). Bertempat di El Hotel Royal Bandung, STMIK Kaputama melakukan penandatangan nota kesepahaman (MoU) dengan City University Malaysia, HUD Institute.

Mengusung tema “Dari Nusantara ke Persada Dunia Memajukan Pendidikan Bersama” MoU yang dilakukan tersebut dihadiri langsung oleh Rektor City Universitas Malaysia Prof. Dr. Rosnizah Bt. Shaari, serta Ketua STMIK Kaputama Dr. Relita Buaton, ST., M.Kom.
“Penandatangan kerjasama ini tentunya sejalan dengan tuntutan global sekaligus menandai langkah strategis dalam memperkuat kolaborasi lintas negara, khususnya di bidang pendidikan, penelitian, inovasi dan pengembangan kapasitas,” ungkap Relita Buaton.
Penandatangan tersebut juga menjadi simbol komitmen kedua belah pihak untuk menghadirkan pendidikan tinggi yang inklusif, berdaya saing, serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat antar kedua negara.
“STMIK Kaputama juga fokus pada inovasi guna mendorong mahasiswa untuk menjadi inovator dengan fokus pada pengembangan keterampilan analitis, kreatif dan aplikatif,” urai Relita.
Kerjasama yang dilakukan tersebut juga diarahkan untuk mendukung pencapaian “Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs)” melalui penelitian kolaboratif di bidang pendidikan, ekonomi, teknologi informasi, dan pembangunan perkotaan
“Ini merupakan wujud nyata kami dari STMIK Kaputama untuk terus berkontribusi dalam pembangunan sumber daya manusia sekaligus menghasilkan inovasi yang bermanfaat,” harap Relita Buaton.
Sebagai Ketua STMIK Kaputama, pria yang akrab dengan awak media ini juga menegaskan jika kerjasama ini didukung penuh oleh Pembina Yayasan, Dr. Parlindungan Purba, SH.MM, serta Ketua Yayasan PTIM Drs. Irwanto Tampubolon M. Pd.
“Beliau mendukung penuh dengan tujuan untuk pengembangan STMIK Kaputama, Dosen dan Mahasiswa ke tingkat Internasional,” ujarnya.
Kerjasama yang dibangun tersebut juga mencerminkan kesamaan visi antara kedua universitas dalam menjawab tantangan global melalui pendidikan dan riset yang relevan, sesuai dengan perkembangan zaman saat ini.
Adapun poin utama dalam kerjasama tersebut diantaranya meliputi :
– Program Akademik Gabungan
– Riset dan Pengembangan Kolaboratif
– Pertukaran Mahasiswa dan Dosen
– Peningkatan Kapasitas dan Pengembangan Profesional
– Pameran dan Kompetisi
– Pertukaran Budaya dan Pelestarian Warisan.
Diketahui, dalam acara yang dihadiri sejumlah tokoh perumahan, akademisi, mantan menteri, dan Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Marurar Sirait (Ara) dilakukan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara The HUD Institute dan City University, Malaysia, bersama 25 perguruan tinggi swasta di Indonesia.
Bahkan, Ara menyumbang Rp. 1 miliar dari kantong pribadinya untuk HUD Institute.
Reporter : Ahmad aqil