Suara62.id || KAB TANGERANG – Sebuah gudang penyimpanan tenda milik Sdri. Mita Lestari di Kampung Serdang RT 011/03, Desa Serdang Kulon, Kecamatan Panongan, mengalami kebakaran pada Rabu (3/12/2025) sekitar pukul 12.30 WIB. Polsek Panongan merespons cepat setelah menerima laporan dari warga yang melihat asap tebal muncul dari gudang tersebut.
Kebakaran pertama kali diketahui oleh saksi Bohari Alamsyah yang mencium bau hangus dari belakang rumahnya. Saat diperiksa, ia mendapati asap keluar dari area gudang dan segera memberi tahu pemilik. Saksi lain, Miftahul Robani, mengaku melihat sambaran petir mengenai bagian atap gudang saat hujan berlangsung, yang kemudian disusul munculnya asap. Keduanya segera melaporkan kejadian tersebut kepada Bhabinkamtibmas Polsek Panongan.
Material di dalam gudang berupa dekorasi tenda, karpet lantai, kursi, pelaminan kayu, serta tirai penutup diduga mempercepat penyebaran api. Berdasarkan pemeriksaan awal, kebakaran kuat diduga dipicu sambaran petir yang mengenai atap gudang.

Menerima informasi tersebut, Pawas IPTU Iman Sodikin bersama tiga personel Polsek Panongan segera turun ke lokasi untuk mengamankan TKP, membantu evakuasi barang yang masih bisa diselamatkan, serta mengumpulkan keterangan saksi. Tiga unit mobil pemadam kebakaran dari Bitung dan Legok diterjunkan ke lokasi dan berhasil memadamkan api pada pukul 13.45 WIB.

Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, namun kerugian materi diperkirakan mencapai Rp100 juta.
Kapolsek Panongan IPTU Jonathan Mampetua Sirait, S.Tr.K menegaskan bahwa Polsek Panongan mengutamakan kecepatan dan koordinasi dalam penanganan peristiwa kebakaran seperti ini.
“Begitu laporan masuk, personel kami langsung bergerak menuju lokasi untuk memastikan situasi aman dan membantu proses pemadaman. Respons cepat dan kolaborasi dengan Damkar sangat penting agar api tidak meluas dan kerugian dapat diminimalkan,” ungkapnya.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat cuaca ekstrem yang berpotensi menimbulkan sambaran petir atau arus pendek listrik.
Situasi di lokasi telah dinyatakan aman dan terkendali setelah proses pendinginan selesai dilakukan.
Reporter : Apang Supriyadi