Suara62.id TANGERANG, – Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Banten melakukan aksi nyata dengan meninjau langsung sekaligus menyalurkan bantuan kepada Keluarga Berisiko Stunting (KRS) yang terdampak kepulan asap akibat kebakaran di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jatiwaringin, Kabupaten Tangerang.
Dalam kunjungan kemanusiaan ini, Plt. Kepala Perwakilan BKKBN Banten didampingi langsung oleh Ketua Dewan Pengurus Cabang (DPC) Ikatan Penyuluh Keluarga Berencana (IPeKB) Kabupaten Tangerang serta para kader Tim Pendamping Keluarga (TPK) setempat.

Kehadiran jajaran BKKBN dan mitra kerja ini menjadi angin segar sekaligus bentuk kepedulian nyata pemerintah di tengah situasi sulit yang dihadapi warga, khususnya para keluarga yang memiliki baduta, balita, ibu hamil, dan ibu menyusui yang rentan terhadap gangguan kesehatan akibat polusi asap.


Bantuan Gizi dan Edukasi Kesehatan Intensif
Tidak sekadar meninjau kondisi lapangan, dalam aksi tanggap ini juga diserahkan sejumlah bantuan stimulan berupa paket pemenuhan gizi seimbang yang sangat dibutuhkan oleh Keluarga Berisiko Stunting (KRS) agar tumbuh kembang anak-anak mereka tidak terganggu oleh situasi ekstrim ini.




Paralel dengan pembagian bantuan, Plt. Kepala Perwakilan BKKBN Banten bersama Ketua DPC IPeKB Kabupaten Tangerang dan kader TPK memberikan edukasi secara persuasif (KIE – Komunikasi, Informasi, dan Edukasi). Warga diingatkan pentingnya menjaga kebersihan saluran pernapasan, memastikan makanan tetap higienis dan tertutup dari paparan debu asap, serta segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan jika anak-anak atau ibu hamil mulai menunjukkan gejala ISPA (Infeksi Saluran Pernapasan Akut).


“Kondisi darurat seperti kebakaran TPA ini memicu risiko ganda bagi Keluarga Berisiko Stunting. Selain ancaman ISPA, polusi udara yang buruk dapat menurunkan daya tahan tubuh anak, yang jika dibiarkan bisa mengganggu penyerapan nutrisi mereka. Oleh karena itu, BKKBN hadir bersama IPeKB dan kader TPK untuk memastikan intervensi gizi dan edukasi pencegahan tetap berjalan optimal, bahkan di tengah situasi sulit sekalipun,” ujar Plt. Kepala Perwakilan BKKBN Banten di sela-sela kegiatan.


Sinergi Tanpa Batas Kader TPK dan IPeKB
Apresiasi mendalam juga diberikan kepada para kader TPK dan Penyuluh KB di Kabupaten Tangerang yang tetap sigap bergerak di garda terdepan, memetakan wilayah, dan memastikan bantuan tepat sasaran kepada KRS yang paling membutuhkan perlindungan.

Melalui kolaborasi yang kuat antara Perwakilan BKKBN Provinsi Banten, DPC IPeKB, dan militansi kader TPK di lapangan, diharapkan dampak buruk dari bencana asap TPA Jatiwaringin terhadap kesehatan dan capaian penurunan stunting di wilayah Kabupaten Tangerang dapat diminimalisir sedini mungkin. Bersama, kita jaga masa depan anak-anak Banten agar tetap tumbuh sehat, cerdas, dan bebas stunting.(*)
Apang Supriyadi