Suara62.id || Jakarta – Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump mengatakan, situs nuklir utama Iran telah sepenuhnya dihancurkan oleh serangan AS. Trump memberikan pernyataan tersebut di Gedung Putih pada Sabtu (21/06/2025) malam, beberapa jam setelah mengumumkan milter AS telah melakukan serangan terhadap tiga fasilitas nuklir utama di Iran, termasuk Fordo, Natanz, dan Isfahan.

Meski demikian, ia tidak menyebutkan secara detail serangan itu menggunakan bom-bom penghancur bunker dari jet bomber B-2 atau bukan.

Trump sebelumnya sudah memerintahkan pengerahan jet-jet bomber B-2 dengan membawa bom penghancur bunker seberat 13.600 kilogram masing-masing. Bom tersebut satu-satunya yang memiliki kemampuan menghancurkan bunker sedalam apapun, termasuk di fasilitas nuklir Fordo.

Donald Trump berharap serangan yang ia perintahkan terhadap tiga fasilitas nuklir Iran akan mendorong Teheran kembali ke meja perundingan.

Menurut sumber-sumber yang mengetahui masalah ini, Trump saat ini belum berencana melakukan tindakan tambahan dari AS untuk Iran, seiring desakannya agar para pemimpin Iran “sepakat untuk mengakhiri perang ini.”

Selama beberapa hari terakhir, Trump meyakini bahwa pasukan AS diperlukan untuk melumpuhkan fasilitas nuklir Iran yang sangat dijaga ketat, dan keputusan itu diambil ketika jelas bahwa jalur diplomasi masih menemui jalan buntu.

Meski Trump terus berharap diplomasi kini dapat dilanjutkan, pasukan Amerika di wilayah tersebut tetap bersiaga penuh menghadapi kemungkinan balasan dari Iran.

Penulis : RSitepu

By suara62

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *