Suara62.id || Jepara – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) MATRA Kabupaten Jepara kembali menggelar pertemuan rutin Sabtu Kliwon yang kali ini dilangsungkan di kediaman Al Zamita Saifudin, Jalan Taman Siswa, RT 02 RW 02, Desa Pekalongan, Kecamatan Batealit, Kabupaten Jepara, pada Sabtu Kliwon (12/7/2025).

Acara yang dimulai pukul 11.00 WIB hingga selesai ini dihadiri langsung oleh Pembina MATRA Jepara, KRT Hendro Suryo Kartiko beserta istri, Ketua DPD MATRA Jepara Kartini, jajaran pengurus, serta tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Ketua DPD MATRA Jepara, Kartini, mengajak seluruh peserta untuk bersyukur atas nikmat sehat dan keselamatan yang telah diberikan Allah SWT. Ia juga mengajak untuk melestarikan adat istiadat dan budaya bangsa yang kaya akan keberagaman suku, bahasa, dan nilai-nilai luhur.

“Mari kita kenali jati diri kita yang sejati, yang ada dalam diri sendiri, dan cintai budaya kita sendiri,” ujar Kartini penuh semangat.

Sementara itu, KRT Hendro Suryo Kartiko dalam sesi “Ngaji Rasa” menegaskan bahwa sebagai pelaku budaya, penting untuk memiliki sikap momong dengan prinsip asah, asih, dan asuh.

Ia mengingatkan agar budaya dan agama tidak dicampuradukkan, melainkan dijalankan secara harmonis dan selaras.

“Ngaji rasa yang sesungguhnya akan membawa kita pada ketenangan dan kedamaian, karena kita telah mengenal dan bersaksi atas jati diri sejati kita sendiri,” ungkap KRT Hendro.

Lebih lanjut, ia menjelaskan tentang asal-usul nama Marga Langit yang merupakan hasil dari perjalanan spiritual panjang dan telah mendapat pangestu dari para sesepuh. Ia pun mengundang siapa saja yang ingin mendalami ngaji rasa untuk datang ke Yayasan Marga Langit di Desa Banjar Agung.

Dalam kesempatan itu juga, tuan rumah Al Zamita menggelar syukuran dengan menyembelih seekor kambing sebagai bentuk rasa syukur, yang merupakan hadiah doorprize dari kegiatan sebelumnya.

Acara berlangsung hangat dan penuh nuansa kebatinan, mempererat tali silaturahmi antaranggota DPD MATRA Jepara dan memperdalam pemahaman terhadap makna budaya dan spiritualitas Jawa.
(sus/Jateng)

By suara62

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *