Suara62.id || Tangerang – Pemerintah Desa Panongan Menggelar launching sekaligus peresmian dapur Makan Bergizi Gratis ( MBG) atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi ( SPPG ) oleh Menteri Desa dan Pembangunan Desa Tertinggal ( PDT ). H. Yandri Susanto bersama Bupati Kabupaten Tangerang Moch. Maesyal Rasyid, M.Si, di Desa Panongan Kecamatan Panongan Kabupaten Tangerang. Rabu, 14/05/2025.
Pembangunan SPPG Desa Panongan hasil kolaborasi dengan Badan Usaha Milik Desa (BumDes) dan pertama di Indonesia.
Maka Badan Usaha Milik Desa yang pertama di Indonesia yang punya unit usaha Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi ( SPPG ) atau dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) yang ada di Indonesia.


Untuk itu kita meresmikan bersama Bupati Kabupaten Tangerang, Maesyal Rasyid, di Desa Panongan Kecamatan Panongan Kabupaten Tangerang Provinsi Banten, ” ungkap Yandri.
Yandri Susanto selaku Menteri Desa, hadir langsung untuk meresmikan SPPG di Desa Panongan, hadir pula dalam kegiatan tersebut, sejumlah pejabat Kementerian Desa PDT, Bupati Tangerang Maesyal Rasyid, Forkopimda antara lain, Polresta Tangerang atau yang mewakili, Kodim Kabupaten Tangerang atau yang mewakili, Kepala Dinas DPMdes, PJS Kominfo, Kejari atau yang mewakili, dan yang lainnya. sedangkan untuk Forkopimcam antar lain, Camat Panongan, Kepala KUA, Kapolsek Panongan, Danramil 14 Panongan, Lurah dan Kepala Desa Sekecamatan Panongan, Ketua APDESI Nasional H. Surta Wijaya, serta seluruh para tamu undangan lainnya.
“Banten masih banyak Kekurangan SPPG, Pemerintah Provinsi siapkan lahan untuk percepat pembangunan. Pembangunan SPPG melalui BumDes, merupakan upaya mendukung program Makan Bergizi Gratis yang dicanangkan Presiden Prabowo.
Selain itu, pembangunan SPPG melalui BumDes dapat meningkatkan ekonomi masyarakat. Insyaallah dengan adanya unit usaha SPPG ini, maka ada gerakan ekonomi atau kegiatan yang akan menguntungkan bagi Desa yang dimaksud, melalui Badan Usaha Milik Desa itu sendiri.
Dengan demikian kami berterima kasih dan apresiasi setinggi tingginya kepada Desa Panongan, yang hari ini pertama kali di Indonesia yang kita resmikan, “tutur Yandri dalam sambutannya.
Yandri Berharap, pendirian SPPG melalui BumDes bisa jadi contoh oleh desa desa lain yang ada di Banten. Menurutnya, butuh kerja sama banyak pihak untuk menyukseskan program MBG.
Insyaallah ini sebagai pemacu dan pemicu untuk daerah-daerah lain, atau desa-desa yang lain, pertama di Kabupaten Tangerang atau di Kabupaten Lebak dan Kabupaten Serang, kemudian di 4 kota di Banten, yang insyaallah banyak yang mencontoh atau melakukan kerjasama seperti Desa Panongan, pungkasnya.
Dan Yandri juga mengingatkan kepada pihak pihak terkait jaga kualitas makanan, hal itu dilakukan supaya tidak terjadi hal hal yang diinginkan, salah satunya keracunan makanan. Oleh karena itu perlu ini kita kawal, pembangunan gedungnya gampang kalau ada duitnya, tapi bagaimana kualitasnya, bagaimana keberlangsungan SPPG, ini benar benar tetap dalam pedoman yang sudah ditetapkan oleh badan gizi Nasional ( BGN ).
“Iya juga menerangkan tidak boleh protapnya keluar dari BGN, standar pelayanannya, gizinya, bahan bakunya, pengirimannya, itu semua harus ditaati dan harus sesuai prosedurnya. Karena kita tidak mau dalam perjalanan nanti, ada hal-hal yang tidak kita inginkan, karena yang kita layani ini adalah anak anak kita semua, ibu hamil dan lain sebagainya.
Mendes Yandri menyebut, siapapun yang bertugas di SPPG Desa Panongan, harus mengetahui tugas dan fungsinya.
Ia juga meminta semua pihak mengawal dan memastikan pelaksanaan SPPG berjalan dengan baik.
Maka dari itu penting kita memastikan setelah atau ketika beroperasional nanti, orang orang yang terlibat itu benar benar memahami tupoksinya, tugas pokok pada fungsinya. Sehingga tidak ada haji hal lain diluar nalar kita.
Jadi ini pesan saya kepada Pak Kades Suhendi, tolong dikawal betul karena ini menyangkut nasib orang banyak, karena ini makanan, tentu harus betul dijaga kualitasnya, “terangnya.
Sedangkan menurut keterangan Suhendi selaku Kepala Desa Panongan menuturkan terimakasih banyak kepada Bpk. Yandri Susanto selaku Menteri Desa beserta rombongannya dan kepada Bpk. Moch Maesyal Rasyid selaku Bupati Kabupaten Tangerang berserta forkopimda Kabupaten Tangerang ( Kapolresta Tangerang, Kodim Kabupaten Tangerang, Kejari Kabupaten Tangerang, Kadis DPMdes Kabupaten Tangerang, Ibu Prima ( PJS Kominfo Kabupaten Tangerang ), H. Surta Wijaya ( Ketua APDESI Nasional ), Para Anggota Dewan DPRD Kabupaten Tangerang (Sri Panggung, Eli, Yakub dan yang lainnya),dan juga Forkopimcam panongan ( Camat Panongan, Kepala KUA, Kapolsek, Danramil, Lurah dan Kepala Desa Sekecamatan Panongan serta seluruh stakeholder Pemerintahan yang ada di Kabupaten Tangerang dan juga kepada seluruh jajaran Desa Panongan. Tidak lupa juga mengucapkan terima kasih kepada semua panitia penyelenggara.
Kades Suhendi meminta maaf apabila ada kekurangan baik dalam penyungguhan maupun sambutannya dalam penyampaian kurang tepat.
Untuk itu kami berharap kepada seluruh stakeholder pemerintahan maupun elemen masyarakat agar kiranya dapat membantu mensukseskan program Presiden RI. Keperuntukan masyarakat umumnya, khususnya masyarakat diwilayah Desa Panongan. Tutupnya. [ Red./ Apang ]