Suara62.id | Jakarta – Yayasan Pendidikan Budi Luhur Cakti mendukung pengembangan kompetensi guru Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) melalui kegiatan Beasiswa Pelatihan dan Sertifikasi Guru SMK yang berlangsung pada 15–18 Desember 2025.

Kegiatan ini dilaksanakan di lingkungan Universitas Budi Luhur dan diikuti oleh para guru SMK dari berbagai daerah. Selama rangkaian kegiatan, peserta mengikuti pelatihan berbasis teknologi, termasuk penguatan kompetensi junior programming, serta proses sertifikasi sebagai pengakuan atas kemampuan profesional yang dimiliki.

Program ini diselenggarakan oleh Yayasan Pendidikan Budi Luhur Cakti bekerja sama dengan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah serta Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP).

Ketua Badan Pembina Harian Yayasan Pendidikan Budi Luhur Cakti, Julian Bongsoikrama, mengatakan bahwa seluruh rangkaian kegiatan dirancang untuk mendukung peningkatan kualitas guru SMK secara menyeluruh.

“Yayasan Pendidikan Budi Luhur Cakti mendukung pengembangan guru SMK melalui rangkaian pelatihan dan sertifikasi yang relevan dengan kebutuhan pendidikan vokasi saat ini. Kami berharap program ini dapat memperkuat kompetensi guru, baik dari sisi pedagogik maupun keterampilan teknis, sehingga berdampak langsung pada peningkatan mutu pembelajaran di SMK,” ujar Julian usai kegiatan berakhir.

Ia menambahkan, peningkatan kapasitas guru menjadi faktor penting dalam menyiapkan lulusan SMK yang adaptif dan siap bersaing di dunia kerja.

Melalui kegiatan ini, Yayasan Pendidikan Budi Luhur Cakti berharap para peserta dapat mengimplementasikan hasil pelatihan secara berkelanjutan di sekolah masing-masing, sehingga berkontribusi nyata terhadap peningkatan kualitas pendidikan vokasi di Indonesia.

By suara62

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *