suara62.id || Jepara – Kecelakaan beruntun yang melibatkan satu unit truk dan tiga kendaraan lainnya menggemparkan warga dan pengguna jalan Desa Mambak, Kecamatan Pakis Aji, Kabupaten Jepara, Minggu (27/7/2025) sore.

Insiden tragis ini terjadi sekitar pukul 15.15 WIB tepat di depan Toko Jejebag, RT01/RW03, dan menyebabkan satu keluarga menjadi korban lakalantas.

Pada sore hari kecelakaan bermula saat truk berwarna putih dengan nomor polisi K 9793 AC yang dikemudikan oleh Y, warga Dukuh Sekacer, Desa Sinanggul, Kecamatan Mlonggo, melaju dengan kencang dari arah Jepara menuju Bangsri. Saat melintas di depan toko, truk tiba-tiba hilang kendali, oleng ke arah kanan jalan dan menabrak tiga kendaraan sekaligus dalam rentang waktu yang sangat singkat.

Menurut salah satu saksi mata Agus Noryanto, warga sekitar yang melihat langsung kejadian tersebut, truk tampak terlihat kehilangan kendali saat sebelum menabrak kendaraan yang pertama.

Disaat truknya oleng ke kanan, padahal jalanan lurus dan nggak terlalu ramai. Langsung menghantam mobil Sigra dari arah berlawanan,” ungkap Agus, Minggu (27/7) sore.

Mobil pertama yang ditabrak adalah Daihatsu Sigra putih bernomor polisi B 2086 BKN yang ditumpangi oleh satu keluarga yaitu suami, istri, dan seorang anak kecil. Mobil ini ringsek parah di bagian depan dan samping kanan.

Truk tak berhenti setelah tabrakan pertama. Kendaraan besar itu meluncur ke arah kanan dan menghantam Toyota Cayla hitam bernopol K 1225 VL yang sedang parkir di depan toko Jejebag. Bahkan setelah itu, truk masih menabrak sepeda motor Honda Vario hitam dengan nomor polisi K 4360 GD, milik salah satu karyawan toko Jejebag.

Akibat terjadinya insiden tersebut, penumpang mobil Sigra putih mengalami luka-luka dan segera dilarikan ke rumah sakit terdekat oleh warga dibantu tim medis. Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan korban jiwa, namun kondisi anak kecil di dalam mobil Sigra dilaporkan cukup mengkhawatirkan dan tengah mendapat perawatan intensif.

Petugas dari Satuan Lalu Lintas Polres Jepara langsung turun ke lokasi untuk mengamankan TKP, melakukan olah kejadian, dan mengatur lalu lintas yang sempat tersendat kemacetan.

Kanit Satlantas Polres Jepara melalui Kanit Gakkum menyampaikan bahwa pihaknya masih menyelidiki penyebab pasti dugaan kecelakaan. Namun dugaan sementara mengarah pada rem blong atau kelalaian pengemudi hingga bisa terjadi kecelakaan.

Kami masih mengumpulkan keterangan saksi mata dan memeriksa kondisi kendaraan. Semua kemungkinan masih terbuka, termasuk faktor teknis dan human error,” ungkap salah satu petugas Polantas Polres di lapangan.

Hara selalu berhati hati kecelakaan ini kembali memicu kekhawatiran warga sekitar akan keselamatan jalan di jalur Jepara Bangsri, yang kerap dilalui kendaraan besar. Mereka berharap ada pemeriksaan berkala terhadap kendaraan berat dan penataan lalu lintas yang lebih ketat.

Sering kali truk ngebut di sini. Kalau udah sore banyak yang parkir juga di pinggir jalan. Bahaya banget,” keluh salah satu warga.

Kecelakaan di Mambak ini bisa menjadi teguran atau pengingat bahwa utamakan keselamatan di jalan adalah tanggung jawab semua pihak. Yang mulai dari pengemudi yang wajib memeriksa kondisi kendaraan, hingga pemerintah dan aparat yang harus lebih aktif dalam pengawasan dan pencegahan. Semoga para korban segera cepat pulih dan kejadian serupa semoga tidak terulang lagi.
(sus/Jateng)

By suara62

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *