suara62.id | Parungpanjang, Kab. Bogor – Dugaan praktik penyalahgunaan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi jenis solar kembali menjadi perhatian publik di wilayah Kecamatan Parungpanjang, Kabupaten Bogor. Sebuah mobil Toyota Kijang tua warna hijau yang diduga bermuatan puluhan jerigen solar subsidi dikabarkan diamankan aparat kepolisian di wilayah Desa Gorowong, Jumat (15/05/2026).

Informasi tersebut dengan cepat menyebar dan menjadi perbincangan hangat masyarakat. Warga menilai praktik dugaan pengepokan BBM subsidi harus menjadi perhatian serius aparat penegak hukum karena menyangkut hak masyarakat kecil terhadap distribusi energi bersubsidi.

Awak media SUARA62.id memperoleh informasi dari sejumlah warga bahwa kendaraan tersebut diduga kerap beroperasi di sekitar SPBU wilayah Parungpanjang. Namun hingga kini belum ada penjelasan resmi terkait asal muatan BBM maupun pihak yang diduga terlibat.

Saat dikonfirmasi melalui aplikasi WhatsApp, pihak Polsek Parungpanjang membenarkan adanya pengamanan kendaraan dimaksud. “Iya betul kang, masih lidik,” tulis Kompol Mohamad Taufik S.H, M.H kepada awak media.

Meski demikian, kepolisian belum memberikan rincian lebih lanjut mengenai jumlah BBM yang diamankan, identitas pemilik kendaraan, maupun status hukum perkara tersebut karena proses penyelidikan masih berjalan.

Informasi yang berkembang di masyarakat menyebutkan pengungkapan dugaan praktik penyalahgunaan BBM subsidi itu bermula dari investigasi lapangan yang dilakukan sejumlah jurnalis di wilayah Parungpanjang. Investigasi tersebut disebut melibatkan beberapa wartawan senior lintas media yang selama ini aktif melakukan fungsi sosial kontrol terhadap berbagai persoalan publik di wilayah Bogor Barat.

Warga pun mengapresiasi langkah para jurnalis yang dinilai konsisten membantu mengawasi dugaan praktik-praktik yang berpotensi merugikan masyarakat.

“Kalau memang benar ini hasil investigasi wartawan, masyarakat tentu sangat mengapresiasi. Karena persoalan solar subsidi ini sering dikeluhkan warga,”ujar salah seorang warga yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan.

BBM subsidi sendiri merupakan komoditas yang pendistribusiannya diatur pemerintah agar tepat sasaran. Karena itu, masyarakat berharap aparat penegak hukum dapat menindaklanjuti informasi tersebut secara profesional, transparan, dan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Hingga berita ini diterbitkan, proses penyelidikan masih berlangsung dan awak media masih berupaya memperoleh keterangan tambahan dari pihak-pihak terkait.

Via : (RP)

By suara62

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *