suara62.id || Jepara – Suasana penuh sukacita dan kebersamaan mewarnai Desa Guyangan Umbuk-Umbuk Kecamatan Bangsri Kabupaten Jepara pada tanggal 16 Agustus 2025, saat warga menggelar ibadah syukur dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80. Kegiatan ini telah menjadi tradisi tahunan yang selalu dilaksanakan dengan penuh hikmat dan semangat oleh masyarakat di Rukun Tetangga (RT) 003 dan rukun warga (RW) 011 setiap menyambut momen bersejarah bangsa Indonesia.

Ibadah syukuran berlangsung khidmat dengan dihadiri warga dari berbagai kalangan, toga, toma dan Doa-doa dipanjatkan untuk keselamatan bangsa, kesejahteraan masyarakat, serta kerukunan antarwarga desa. Melalui ibadah syukuran ini, warga desa Guyangan umbuk-umbuk menegaskan komitmen untuk terus menjaga nilai-nilai persatuan dan semangat perjuangan yang diwariskan oleh para pahlawan kemerdekaan.

Sambutan dari ketua RT Nursalam menyampaikan mari kita bersama sama kita jalin tali silaturrahmi antar sesama dan saling membantu satu sama lain guna untuk menumbuhkan kekompakan dan kerukunan antar sesama.

Masih ketua RT Nursalam dan jangan lupa kita tumbuhkan jiwa nasionalisme guna untuk menumbuhkan rasa sukur yang dalam karena kita sudah menikmati perjuangan para pahlawan yang dengan gigih membela negara kita ini yaitu negara indonesia cetus ketua RT bapak Nursalam.

Selepas rangkaian ibadah syukuran, suasana semakin hangat ketika seluruh warga berkumpul untuk makan bersama. Hidangan sederhana yang disajikan menjadi simbol kebersamaan dan persaudaraan, mencerminkan kuatnya semangat gotong-royong yang masih terjaga di tengah masyarakat. Momen ini tidak hanya mempererat tali silaturahmi antarwarga, tetapi juga memperkuat rasa syukur atas nikmat kemerdekaan yang telah dirasakan hingga saat ini.

Melalui perayaan HUT RI ke-80, warga Desa Guyangan umbuk-umbuk berharap dapat terus menghidupi nilai-nilai persatuan, kekeluargaan, dan kebersamaan. Tradisi ibadah syukur yang dilaksanakan setiap tahun ini menjadi pengingat bahwa kemerdekaan bukan hanya hasil perjuangan masa lalu, tetapi juga tanggung jawab bersama untuk diisi dengan karya, semangat kebersamaan, serta kepedulian terhadap sesama demi kemajuan desa dan bangsa.
(sus/Jateng)

By suara62

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *