suara62.id | JAKARTA – Upaya melestarikan kekayaan tradisi Indonesia terus digalakkan oleh Yayasan Pendidikan Budi Luhur Cakti. Hal ini dibuktikan melalui kesuksesan penyelenggaraan Nuswantara Festival bertajuk “Gema Khatulistiwa: Simfoni Bayang dan Samudra” yang berlangsung di Auditorium Grha Mahardhika Bujana, Universitas Budi Luhur, Rabu (6/5/2026).

Kegiatan yang terbuka untuk umum ini menghadirkan beragam aktivitas yang memanjakan mata dan batin. Pengunjung dapat mengeksplorasi Pameran Budaya yang menampilkan artefak nusantara, menyaksikan Pertunjukan Kebudayaan, hingga mengikuti sesi Pengobatan Tradisional yang sarat akan kearifan lokal. Tak ketinggalan, kemeriahan Bazar UMKM Nusantara turut memberdayakan produk-produk lokal di area festival.

Dukungan penuh yayasan dalam acara ini dimaksudkan untuk membuka ruang ekspresi bagi keberagaman budaya dalam kehidupan berbangsa. Selain hiburan, festival ini juga menyuguhkan Dialog Kebudayaan dan Stand Budaya Spiritual untuk mendalami nilai-nilai luhur komunitas di Indonesia.Ketua Yayasan Pendidikan Budi Luhur Cakti, Julian Bongsoikrama, B.A., M.Sc. dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa inisiatif ini adalah bagian dari tanggung jawab moral institusi.

“Kegiatan ini telah berhasil membuka ruang diskusi yang sehat bagi kita semua. Yayasan berkomitmen untuk terus memfasilitasi wadah ekspresi seperti Nuswantara Festival ini, agar identitas budaya Nusantara tetap hidup dan menjadi pemersatu dalam kehidupan bernegara,” ungkapnya.

Dengan berakhirnya rangkaian acara ini, Yayasan Pendidikan Budi Luhur Cakti berharap semangat cinta tanah air dan kebanggaan akan warisan nusantara dapat terus tumbuh di tengah masyarakat, khususnya generasi muda.

Via : (Red)

By suara62

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *