Suara62.id| MAGELANG, – Jumat, 9 Oktober 2026 — Suasana penuh kebanggaan dan haru menyelimuti momen wisuda jurit yang menandai perubahan status dari Calon Prajurit Taruna (Capratar) menjadi Prajurit Taruna (Pratar) di Magelang, Jawa Tengah, tahun 2026. Salah satu momen istimewa dalam kegiatan tersebut dirasakan oleh Kopral Kepala (Kopka) Supriyadi, yang menyaksikan putranya resmi melangkah menjadi bagian dari keluarga besar prajurit TNI.

Wisuda jurit ini menjadi tonggak penting dalam perjalanan pendidikan militer para calon perwira. Setelah menjalani tahapan pembentukan awal, para peserta didik dinyatakan memasuki tahap baru sebagai Prajurit Taruna, dengan tanggung jawab untuk terus menempa diri, meningkatkan kedisiplinan, serta mengembangkan jiwa kepemimpinan dan semangat pengabdian kepada bangsa dan negara.

Bagi Kopka Supriyadi, momen tersebut bukan sekadar seremoni, melainkan pencapaian yang memiliki makna mendalam bagi keluarga. Keberhasilan sang putra melewati tahapan pendidikan awal menjadi kebanggaan tersendiri sekaligus buah dari doa, dukungan, dan perjuangan keluarga.
Dengan penuh kebanggaan, Kopka Supriyadi hadir mendampingi putranya dalam momen bersejarah tersebut. Kebersamaan mereka menjadi gambaran eratnya ikatan keluarga serta dukungan orang tua terhadap anak yang memilih jalan pengabdian melalui dunia militer.

Di tengah suasana upacara yang khidmat, para taruna mengikuti rangkaian kegiatan dengan penuh semangat. Perubahan status dari Capratar menjadi Pratar menjadi simbol keberhasilan melewati salah satu tahapan awal pendidikan sekaligus awal dari perjalanan panjang untuk membentuk karakter seorang calon perwira yang profesional, tangguh, disiplin, dan bertanggung jawab.
Pendidikan militer tidak hanya menuntut kemampuan fisik, tetapi juga membentuk mental, moral, loyalitas, serta jiwa korsa. Nilai-nilai tersebut menjadi bekal penting bagi setiap taruna dalam menghadapi tantangan pendidikan berikutnya dan mempersiapkan diri untuk mengemban tugas sebagai pemimpin di lingkungan TNI pada masa mendatang.

Keberhasilan putra Kopka Supriyadi juga menjadi pengingat bahwa perjalanan menuju cita-cita membutuhkan kerja keras, ketekunan, disiplin, serta dukungan keluarga. Di balik keberhasilan seorang taruna, terdapat doa dan pengorbanan orang tua yang senantiasa mengiringi setiap langkah perjuangannya.
Momen wisuda jurit di Magelang tahun 2026 ini pun menjadi kenangan berharga bagi keluarga Kopka Supriyadi. Kebanggaan tersebut diharapkan menjadi motivasi bagi sang putra
Willy Satria Priyadi Akmil magelang
“AKADEMI MILITER MAGELANG”
lapangan Saptamarga akmil magelang untuk terus belajar, berlatih, menjaga kehormatan, serta menunjukkan dedikasi terbaik selama menjalani pendidikan.

Dengan resmi menyandang status sebagai Prajurit Taruna, perjalanan baru telah dimulai. Harapan keluarga dan bangsa kini menyertai langkahnya untuk tumbuh menjadi calon perwira yang berintegritas, berkarakter kuat, serta siap mengabdikan diri demi keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Selamat kepada putra Kopka Supriyadi atas pencapaian menjadi Prajurit Taruna. Semoga senantiasa diberikan kelancaran dalam pendidikan, kekuatan dalam menghadapi setiap tantangan, serta keberhasilan dalam menggapai cita-cita sebagai perwira TNI yang membanggakan keluarga, bangsa, dan negara.(*)
Redaksi : Apang Supriyadi