Suara62.id| KABUPATEN TANGERANG, – Semangat kreativitas anak usia dini terlihat dalam kegiatan “Lomba Mewarnai” untuk tingkat PAUD dan Tingkat TK yang diselenggarakan di Halaman Kecamatan Cikupa. Kegiatan tersebut menjadi ruang bagi anak-anak untuk menyalurkan kreativitas, keberanian, serta kemampuan mereka dalam mengekspresikan diri melalui seni mewarnai. Yang di laksanakan pada hari sabtu 19 Sepetember 2026.

Kegiatan ini dilaksanakan bersama Forsamik Kecamatan Cikupa dan Halal Center Mathla’ul Anwar (HCMA). Dalam kegiatan tersebut, Ketua Forsamik Kecamatan Cikupa, Bapak Ade Wahyudin, turut terlibat bersama Bu Karnia yang mewakili Halal Center Mathla’ul Anwar (HCMA).

Lomba mewarnai tersebut diikuti oleh anak-anak usia PAUD dan TK yang tampak antusias mengikuti kegiatan. Dari dokumentasi kegiatan, terlihat anak-anak duduk di meja masing-masing sambil menuangkan kreativitas mereka melalui berbagai warna. Suasana kegiatan juga berlangsung meriah dengan kehadiran para pendamping, orang tua, guru, serta pihak penyelenggara.

Ade Wahyudin: Kreativitas Anak Perlu Diberikan Ruang

Ketua Forsamik Kecamatan Cikupa, Ade Wahyudin, menjadi salah satu narasumber dalam kegiatan tersebut. Keterlibatan Forsamik dalam kegiatan ini menunjukkan perhatian terhadap kegiatan positif yang dapat memberikan ruang bagi anak-anak untuk berkembang dan berkreasi.

Melalui kegiatan mewarnai, anak-anak tidak hanya diperkenalkan pada aktivitas seni, tetapi juga diberikan kesempatan untuk menunjukkan imajinasi dan kepercayaan diri mereka. Setiap anak memiliki cara berbeda dalam memilih warna dan menuangkan ide ke dalam gambar.

Kutipan yang dapat digunakan setelah dikonfirmasi kepada Bapak Ade Wahyudin:

“Kegiatan seperti ini penting untuk memberikan ruang kepada anak-anak agar dapat mengembangkan kreativitas dan keberanian mereka sejak usia dini. Kami berharap kegiatan ini dapat menjadi pengalaman yang menyenangkan sekaligus memberikan manfaat bagi tumbuh kembang anak.”

Menurut konsep kegiatan yang ditampilkan dalam media publikasi, kegiatan mewarnai tersebut diharapkan mampu menumbuhkan kreativitas anak, meningkatkan rasa percaya diri, serta menjalin kebersamaan dan silaturahmi.

Bu Karnia: Mewarnai Menjadi Media Ekspresi Anak

Sementara itu, Bu Karnia yang mewakili Halal Center Mathla’ul Anwar (HCMA) turut hadir dalam kegiatan tersebut. Kehadiran HCMA menjadi bagian dari kolaborasi dalam mendukung kegiatan yang memberikan ruang positif bagi anak-anak usia dini.

Bagi anak usia PAUD dan TK, aktivitas mewarnai dapat menjadi salah satu sarana untuk mengenalkan kreativitas dengan cara yang menyenangkan. Anak-anak bebas memilih warna dan mengembangkan imajinasi mereka sesuai dengan kemampuan masing-masing.

Kutipan yang dapat digunakan setelah dikonfirmasi kepada Bu Karnia:

“Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan pengalaman yang menyenangkan bagi anak-anak sekaligus menjadi sarana untuk menumbuhkan kreativitas mereka sejak dini. Yang terpenting adalah anak-anak dapat mengikuti kegiatan dengan gembira, percaya diri, dan mendapatkan pengalaman positif.”

Anak-Anak Antusias Mengikuti Lomba

Berdasarkan dokumentasi, suasana lomba
berlangsung semarak. Anak-anak terlihat fokus menyelesaikan gambar masing-masing dengan menggunakan berbagai warna. Sebagian peserta didampingi oleh orang tua maupun pendamping di sekitar area kegiatan.

Kegiatan juga menjadi momentum untuk mempererat kebersamaan antara anak-anak, orang tua, guru, penyelenggara, dan masyarakat. Selain berkompetisi, peserta mendapatkan pengalaman untuk tampil, berkumpul, dan berinteraksi dengan teman-teman seusianya.


Pesan utama yang diangkat dalam kegiatan tersebut adalah “Mewarnai Berarti Menuangkan Kreativitas Sejak Dini”, yang sejalan dengan tujuan memberikan ruang kepada anak untuk mengembangkan potensi kreatifnya.

Melalui kegiatan seperti ini, anak-anak diharapkan tumbuh menjadi generasi yang berani berekspresi, percaya diri, kreatif, dan mampu membangun kebersamaan dengan lingkungan sekitarnya.

Kegiatan Lomba Mewarnai Tingkat PAUD dan TK di Halaman Kecamatan Cikupa tersebut sekaligus menjadi gambaran bahwa kegiatan seni sederhana dapat menjadi sarana pendidikan nonformal yang menyenangkan bagi anak-anak.

“Anak Hebat, Generasi Kreatif, Masa Depan Cerah” menjadi pesan yang menguatkan semangat kegiatan tersebut—bahwa kreativitas yang ditanamkan sejak dini dapat menjadi bagian penting dalam proses tumbuh dan berkembangnya anak.(*)

Redaksi : Apang Supriyadi

By suara62

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *