suara62.id | Sumbar – Pemerintahan nagari sungai nyalo mudiak aia sangat mendukung masuk nya investor untuk menanamkan modal usaha nya dalam rangka memajukan pariwisata di kenagarian sungai nyalo mudiak aia. (11/5/2026)
Pemerintahan nagari sungai nyalo mudiak aia juga akan berupaya untuk memberikan kenyamanan bagi para investor lokal maupun investor dari manca negara, supaya pariwisata di kawasan mandeh lebih maju dan berkembang serta bisa meningkatkan perekonomian pada industri pariwisata.
Sebagaimana pada saat ini dalam proses pembangunan pengembangan kawasan wisata mandeh yang bertempat di pulau cubadak, yang mana dampak ekonomi secara positif sangat terasa sekali oleh masyarakat sungai nyalo mudiak aia.

Karena yang dulu nya angka pengganguran sangat tinggi di sana, semenjak adanya pembangunan sarana dan prasarana di kawasan tersebut sangat banyak terserap tenaga kerja yang berasal dari nagari sungai nyalo mudiak aia, bukan saja di nagari sungai nyalo saja bahkan di nagari mandeh juga ada yang bekerja di sana sesuai keahlian mereka masing masing.
Pemerintahan nagari sungai nyalo mudiak aia pada hari kamis (7/5/2026) Hagi Suandi kasi kemasyarakatan menuturkan, diantara lain pada saat mulai nya pembangunan di kawasan pulau cubadak masyarakat sungai nyalo sudah merasakan dampak positifnya terhadap ekonomi masyarakat yang biasanya penghasilah ekonomi sangat lemah tetapi semenjak adanya pembangunan di sana ekonomi masyarakat di sungai nyalo mudiak aia agak mulai membaik karena segala kebutuhan di sana semuanya di pasok dari sungai nyalo termasuk kebutuhan tenaga kerja dan kebutuhan pokok lain nya.Sementara itu pemerintahan nagari dan masyarakat sungai nyalo mudiak aia melihat informasi yang di isu kan adanya pembangunan rumah ibadah yang diangap oleh sebagian pihak.
Sebenarnya itu tidak bisa di benarkan sebab bangunan yang ornamen nya berbentuk kelenteng tersebut sebenarnya belum bisa di katakan itu adalah rumah ibadah sebab bangunan tersebut menurut keterangan akan di fungsikan sabagai kantor pribadi bagi pemilik usaha (private owner) bukan di fungsikan sebagai rumah ibadah, andai saja apabila bangunan itu sudah selesai dan sudah di fungsikan sesuai izin yang di keluarkan maka pemerintahan nagari akan lebih intensif untuk mengawasi nya, sementara ini baru tahap pembangunan bagaimana bisa kita anggap bangunan itu sebagai rumah ibadah karna kita belum melihat apa fungsi bangunan tersebut, seharusnya biarkan saja mereka meyelesaikan pekerjaan nya terlebih dulu setelah itu baru kita lihat fungsi nya dan apabila fungsi bangunan itu tidak sesuai dengan izin yang di terbitkan maka disana baru kita mengambil sebuah tindakan yang tidak merugikan satu pihak manapun tutur Hagi Suandi kasi kemasyarakatan nagari sungai nyalo mudiak aia.
Kami masyarakat sungai nyalo sangat mendukung sekali masuk nya para investor ke wilayah kami supaya peluang tenaga kerja lebih tebuka di sini dan bisa mengurangi angka penganguran di nagari kami ini tutur salah seorang masyarakat sungai nyalo,, sekarang ini kami menilai ada upaya menghalang halangi oleh pihak pihak tertentu untuk kemajuan pariwisata di kawansan mandeh dan sekitar nya tutur (SM), sebab bangunan belum di gunakan sudah di vonis kegunaaannya, sementara apakah bisa nantinya apa yang diduga itu sesuai, kan belum tentu, kalau memang kita peduli untuk kemajuan daerah kita ini seharusnya tidak bersikap untuk menghalang halangi tapi awasilah pada saat bangunan itu sudah di fungsikan.
Via : (Yul)