Suara62.id | Cikupa, Kabupaten Tangerang, Banten,- Padepokan Putra Silih Asih Cikupa, Kabupaten Tangerang, Banten, kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga dan melestarikan warisan seni budaya melalui kegiatan Ritual Keceran Tjimande yang mengusung semboyan “Silih Asah Dina Seni, Silih Asih Dina Budaya, Silih Asuh Dina Prestasi” dengan semangat “Ngarawat Tradisi, Ngarumat Seni Budaya.”
Kegiatan yang dilaksanakan pada Rabu, 2 September 2026, pukul 19.00 WIB hingga selesai, bertempat di Padepokan Putra Silih Asih Cikupa, Kabupaten Tangerang, Banten, berlangsung dalam suasana penuh khidmat, kebersamaan, dan kekeluargaan.

Ritual Keceran Tjimande tidak hanya menjadi bagian dari kegiatan seni tradisi, tetapi juga menjadi momentum untuk mempererat tali silaturahmi serta menanamkan nilai-nilai luhur kepada generasi penerus. Melalui kegiatan ini, seni budaya diharapkan tetap menjadi bagian penting dari kehidupan masyarakat dan tidak terputus oleh perkembangan zaman.
Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Padepokan Putra Silih Asih Abah Sumarno, Waka DPP H. Manan Sulaeman, Ketua DPD Abah Haji Dudin, Abah Pirman selaku Ketua Umum Satria Pandawa, Bapak Haji Asep selaku Ketua RT, Abah Nding selaku Kasepuhan, Lurah Soni dari Kelurahan Sukamulya, Kabupaten Tangerang, serta Ketua Karang Taruna Kelurahan Sukamulya.

Kehadiran para tokoh masyarakat, sesepuh, unsur pemerintahan, kepemudaan, serta para penggiat seni budaya tersebut menjadi wujud nyata dukungan terhadap keberadaan dan pelestarian seni tradisi di tengah masyarakat.
Dalam semangat “Silih Asah Dina Seni”, seluruh pelaku seni dan generasi penerus diajak untuk terus saling belajar, berbagi pengetahuan, mengembangkan keterampilan, serta meningkatkan kualitas diri melalui seni dan budaya.
Sementara “Silih Asih Dina Budaya” menjadi landasan untuk menumbuhkan rasa cinta, kepedulian, dan penghormatan terhadap warisan budaya yang telah diwariskan oleh para leluhur.
Kemudian “Silih Asuh Dina Prestasi” menjadi pesan agar para sesepuh, pelatih, tokoh masyarakat, dan generasi senior senantiasa membimbing serta memberikan motivasi kepada generasi muda untuk berkembang dan mampu menorehkan prestasi.

Semangat tersebut sejalan dengan tema “Ngarawat Tradisi, Ngarumat Seni Budaya”, yang memiliki makna mendalam bahwa tradisi harus dirawat, seni harus dijaga, dan budaya harus terus dirumat agar tetap menjadi identitas serta jati diri masyarakat.
Kegiatan ini juga menjadi bukti bahwa pelestarian seni budaya dapat menjadi ruang untuk memperkuat persatuan dan kebersamaan. Sinergi antara padepokan, para kasepuhan, pemerintah kelurahan, tokoh masyarakat, serta organisasi kepemudaan merupakan modal penting untuk menjaga keberlangsungan seni tradisi di Kabupaten Tangerang.

Keluarga besar Padepokan Putra Silih Asih menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh tokoh, tamu undangan, peserta, serta masyarakat yang telah hadir dan memberikan dukungan sehingga seluruh rangkaian kegiatan dapat terlaksana dengan baik.
Dengan semangat kebersamaan dan persaudaraan, Padepokan Putra Silih Asih Cikupa berkomitmen untuk terus hadir sebagai wadah pelestarian seni budaya sekaligus tempat pembinaan generasi muda agar memiliki karakter, disiplin, rasa hormat terhadap para sesepuh, serta kecintaan terhadap budaya bangsa.
Alhamdulillah, seluruh rangkaian kegiatan Ritual Keceran Tjimande berjalan dengan sukses, lancar, aman, tertib, dan penuh kekeluargaan hingga selesai.

Semoga kegiatan ini menjadi langkah nyata dalam menjaga warisan budaya dan memperkuat persaudaraan antarsesama.
SILIH ASAH DINA SENI
SILIH ASIH DINA BUDAYA
SILIH ASUH DINA PRESTASI
NGARAWAT TRADISI, NGARUMAT SENI BUDAYA

Padepokan Putra Silih Asih Cikupa
Kabupaten Tangerang – Banten(*)
Redaksi : Apang Supriyadi